---
1. Vitamin B1 (Thiamine)
Fungsi senyawa kimia: Kofaktor untuk enzim dekarboksilasi (pyruvate dehydrogenase, α-ketoglutarate dehydrogenase)
Cara kerja: Membantu mengubah karbohidrat menjadi energi melalui siklus Krebs
Waktu konsumsi terbaik: Pagi hari, sebelum atau setelah sarapan
Alasan: Karbohidrat dari makanan pagi membutuhkan B1 untuk metabolisme → reaksi dekarboksilasi
Cocok untuk:
Penderita neuropati
Diabetes dengan gangguan saraf
Alkoholik kronis (sering kekurangan B1)
Pasien dengan kelelahan kronis
---
2. Vitamin B2 (Riboflavin)
Fungsi senyawa kimia: Prekursor FAD dan FMN (kofaktor dalam reaksi redoks)
Cara kerja: Membantu enzim dalam oksidasi lemak, karbohidrat, dan protein
Waktu konsumsi terbaik: Pagi atau siang hari
Alasan: Membantu fungsi energi di siang hari, saat mitokondria aktif → reaksi redoks
Cocok untuk:
Migrain
Gangguan mata (katarak)
Kelelahan
Anemia
---
3. Vitamin B3 (Niacin)
Fungsi senyawa kimia: Prekursor NAD⁺ dan NADP⁺ (koenzim transfer elektron)
Cara kerja: Penting untuk metabolisme energi dan perbaikan DNA
Waktu konsumsi terbaik: Bersama makan, terutama malam jika untuk kolesterol
Alasan: Reaksi NAD/NADH aktif saat pencernaan dan sintesis lemak terjadi
Cocok untuk:
Kolesterol tinggi
Masalah kulit (pellagra)
Gangguan otak ringan
---
4. Vitamin B5 (Pantothenic Acid)
Fungsi senyawa kimia: Prekursor koenzim A
Cara kerja: Koenzim A penting dalam pembentukan asetil-KoA untuk siklus Krebs dan sintesis asam lemak
Waktu konsumsi terbaik: Pagi-siang
Alasan: Koenzim A dibutuhkan saat tubuh aktif menghasilkan energi
Cocok untuk:
Jerawat
Stres dan kelelahan
Proses penyembuhan luka
---
5. Vitamin B6 (Pyridoxine)
Fungsi senyawa kimia: Kofaktor PLP (pyridoxal phosphate)
Cara kerja: Mengatur metabolisme asam amino dan neurotransmitter (dopamin, serotonin, GABA)
Waktu konsumsi terbaik: Sore atau malam
Alasan: Mendukung produksi serotonin dan melatonin → relaksasi dan tidur → reaksi dekarboksilasi asam amino
Cocok untuk:
PMS
Gangguan suasana hati (depresi, cemas)
Morning sickness
Anemia
---
6. Vitamin B7 (Biotin)
Fungsi senyawa kimia: Kofaktor enzim karboksilase
Cara kerja: Membantu metabolisme lemak, protein, dan glukosa
Waktu konsumsi terbaik: Pagi hari
Alasan: Karboksilasi aktif saat tubuh aktif secara metabolik di pagi hari
Cocok untuk:
Rambut rontok
Kuku rapuh
Diabetes tipe 2
Ruam kulit
---
7. Vitamin B9 (Folat)
Fungsi senyawa kimia: Koenzim dalam sintesis DNA dan RNA
Cara kerja: Donor gugus metil dalam metilasi DNA dan pembentukan sel darah merah
Waktu konsumsi terbaik: Pagi atau siang, sebelum makan
Alasan: Penyerapan folat optimal dalam keadaan perut kosong → reaksi metilasi
Cocok untuk:
Ibu hamil (cegah cacat tabung saraf)
Anemia megaloblastik
Homosistein tinggi
Depresi ringan
---
8. Vitamin B12 (Cobalamin)
Fungsi senyawa kimia: Koenzim dalam sintesis DNA dan mielin
Cara kerja: Terlibat dalam regenerasi folat aktif dan pembentukan sel darah merah
Waktu konsumsi terbaik: Pagi hari, bersama makanan berprotein
Alasan: Diserap lebih baik dengan adanya protein dan faktor intrinsik dari lambung
Cocok untuk:
Anemia pernisiosa
Vegan atau vegetarian ketat
Neuropati
Gangguan memori (demensia ringan)